Fungsi Media Massa Dalam Hegemoni Media
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v1i2.120Abstract
Media massa di Indonesia saat ini tidak mejalankan fungsi sebagaimana mestinya karena adanya kepemilikan media (penguasa media). Salah satu fenomena yang banyak dibicarakan masyarakat Indonesia adalah salah satu lembaga media yang mengkoordinasi medianya digunakan untuk kepentingan berkampanye pemilik media melalui mars partainya. Secara tidak langsung yang dilakukan media ketika mereka memihak suatu pihak (penguasa media untuk berpolitik) mereka telah menghegemoni masyarakat atas yang apa mereka lakukan. Dengan kata lain, tindakan yang dilakukan media (penguasanya) adalah proses doktrin secara halus kepada masyarakat, agar terbuai akan imingiming hal yang di tayangkan media (khususnya pada televisi, karena visual lebih menggambarkan suatu pesan), sehingga khalayak tidak merasa tertindas, dan menganggap yang dilakukan media tidak berpengaruh dan diterima secara wajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
