Efektivitas Komunikasi Grup Whatsapp Organisasi Mahasiswa di Sekolah Vokasi IPB
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v8i2.1409Keywords:
Efektivitas komunikasi, WhatsApp Group, Organisasi mahasiswa, Karakteristik individu, Model SMCRAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik individu dan proses komunikasi berdasarkan model SMCR dengan efektivitas komunikasi anggota organisasi mahasiswa melalui WhatsApp Group di Sekolah Vokasi IPB. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 143 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert 1–5, diuji validitasnya dengan korelasi Product Moment dan reliabilitasnya dengan Alpha Cronbach, lalu dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa karakteristik individu (usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan) serta unsur SMCR (source, message, channel, receiver) berada pada kategori Baik dan berkorelasi positif dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku komunikasi anggota. WhatsApp Group terbukti efektif sebagai media utama koordinasi dan pertukaran informasi, sehingga membentuk komunikasi organisasi yang partisipatif dan adaptif di lingkungan pendidikan vokasi.
References
Aprilianingsih E. 2023. Efektivitas WhatsApp sebagai media komunikasi organisasi terhadap keaktifan anggota. [skripsi]. Sidoarjo (ID): PAC IPNU-IPPNU Krian Sidoarjo.
Duli A. 2019. Implementasi skala Likert 1-5 pada survei komunikasi mahasiswa. Jurnal Sosial Humaniora 8(3):297–310.
Ghozali I. 2018. Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (edisi 9). Semarang (ID): Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hamdi M, Bahruddin. 2014. Pengukuran data Likert pada analisis persepsi mahasiswa melalui survei digital. Jurnal Penelitian Pendidikan 14(2):87–98.
Idris A. 2017. Penerapan model komunikasi Berlo pada kelompok mahasiswa digital native. Jurnal Komunikasi Modern 2(2):177–190.
Khairunnisa. 2021. Pengumpulan data survei komunikasi digital dalam organisasi mahasiswa di era pandemi. Jurnal Komunikasi Digital 7(2):112–121.
Puteri Stephanie M. 2021. Pengaruh penggunaan aplikasi Whatsapp terhadap efektivitas komunikasi organisasi unit kegiatan mahasiswa. [skripsi]. Yogyakarta (ID): Universitas Amikom Yogyakarta.
Priatna. 2023. Analisis data sekunder dalam penelitian komunikasi digital organisasi mahasiswa. Jurnal Ilmu Komunikasi Terapan 11(1):55–64.
Putri AR. 2021. Model komunikasi digital pada mahasiswa: studi penerapan SMCR dalam grup WhatsApp. Jurnal Media Komunikasi Pendidikan 6(4):355–370.
Sabrinah A. 2017. Efektivitas model komunikasi SMCR dalam pesan digital antar mahasiswa. Jurnal Komunikasi 9(2):144–157.
Sri Wulandari. 2021. Pemanfaatan media sosial WhatsApp Group dalam proses interaksi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial. [skripsi]. Universitas X.
Suryanto B. 2015. Analisis model linear SMCR dalam media sosial. Jurnal Kajian Komunikasi 3(1):81–92.
Sunyoto D. 2016. Karakteristik demografis mahasiswa dan hubungannya terhadap pola komunikasi organisasi di kampus. Jurnal Komunikasi Pendidikan 13(1):11–25.
Triaji B, Latan H, Temalangi R. 2021. Validitas dan reliabilitas instrumen survei di ranah komunikasi digital. Jurnal Ilmu Sosial Indonesia 18(2):45–62.
Widodo A, Purnamasari L, Herdiana D. 2023. Korelasi Spearman Rank dalam analisis data kuantitatif penelitian sosial. Jurnal Statistika Terapan 16(3):211–228.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Angelina Pebriani Sitorus, David Rizar Nugroho, Enden Darjatul Ulya, Mulyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
