Perancangan Identitas Visual Kampanye Edukasi Pemanfaatan Alat Sanitasi Menstruasi Ramah Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v7i1.827Keywords:
Menstruation, Sanitary Pads, Campaign Identity, Eco-FriendlyAbstract
Berdasarkan hasil kuisioner, sebanyak 98% perempuan usia 18-24 tahun masih menggunakan pembalut konvensional. Sedangkan, pembalut konvensional sekali pakai memiliki dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan perempuan. Menurut artikel ilmiah sampah pembalut tersebut membutuhkan waktu 500-800 tahun untuk terurai, hal tersebut menyumbang pada masalah lingkungan. Pembalut konvensional juga terbuat dari bahan kimia seperti klorin, dioxin, dan phthalates, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk risiko kanker. Salah satu usaha untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif tersebut adalah dengan melakukan kampanye edukasi pemanfaatan alat sanitasi menstruasi ramah lingkungan. Namun, kegiatan kampanye tersebut masih belum memiliki identitas visual. Sehingga, perlu dibuat identitas visual kampanye untuk meningkatkan awareness dan menambah ketertarikan audiens terhadap kegiatan kampanye. Proses pembuatan proyek ini dilakukan dengan mengambil data melalui wawancara, jurnal, kuisioner, buku, dan website yang tervalidasi, lalu dianalisis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari perancangan ini adalah logo yang dapat menampilkan identitas visual kampanye.
References
Aisyah, A., Rizky, F. K., Laksamana, B., & Al Fajar, M. D. (2022). Diseminasi Hukum Penanganan Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Ditinjau Berdasarkan Perspektif Hukum Lingkungan Internasional di Kelurahan Padang Bulan Selayang I Kecamatan Medan Selayang. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 1401-1411.
Anindita, M., & Riyanti, M. T. (2016). Tren flat design dalam desain komunikasi visual. Jurnal Dimensi DKV: Seni Rupa dan Desain, 1(1), 1-14.
Asasih, V. (2021). Fisiologi Menstruasi. Kediri: Strada Press.
Basri, H. (2020). Kampanye Kesehatan Lingkungan. CV. Anugrah Utama Raharja
Desti Sucipto, F., Rino Yuda, Ms., Reza Sastra Wijaya SSn, Ms., & Muhammad Ghifari, Ms. (2022). Buku Ajar Pengantar Desain Komunikasi Visual. CV. EUREKA MEDIA AKSARA.
Dicannio, A. P., Apsari, D., & Wahab, T. (2020). Perancangan Visual Branding Mengenai Kesenian Ujungan Di Majalengka. eProceedings of Art & Design, 7(2).
Fatkhu Rohmatin & Habsari, S. (2021). WOMEN PERCEPTION ON THE ENVIRONMENTAL EFFECT OF MENSTRUAL PRODUCT WASTE.
Fuady, M. F. (2017). Pergeseran makna warna pink dari maskulinitas menjadi femininitas di Amerika Serikat Tahun 1940-1970. Jurnal Desain Interior, 2(2), 97-110.
Handayani, F., & Nuzuli, A. K. (2021). Analisis Semiotika Logo Dagadu. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah, 3(1), 58-72.
Monica, M., & Luzar, L. C. (2011). Efek warna dalam dunia desain dan periklanan. Humaniora, 2(2), 1084-1096.
Muallimah, H. (2021). Kajian Penerapan Strategi Komunikasi AISAS Terhadap Perancangan Desain Komunikasi Visual. Kreatif: Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif, 3(2), 1-10.
Putri, A. P., Basra, M. U., Fitriyani, F., Ismira, A., & Rizki, N. (2023). EDUKASI PEMBALUT KAIN RAMAH LINGKUNGAN DI SMA ISLAM AL-ISHLAH KOTA BUKITTINGGI. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 6(3), 179-186.
Sasetyaningtyas, Dwi. (2019). Sustaination. Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Setyawati, I. D., Siswanto, R. A., & Suprayogi, B. M. (2023). PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL KAMPANYE SOSIAL BAHAYA SELF-DIAGNOSE PADA REMAJA. eProceedings of Art & Design, 10(6).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Salsabila Warda Wahota, Aileena Solicitor Costa Rica El Chidtian, Aditya Rahman Yani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
