Gambaran Intercultural Competence Pada Mahasiswa Rantau Asal Papua
DOI:
https://doi.org/10.37278/jipsi.v6i2.1018Keywords:
Keywords: Intercultural competence, Papuan students, cultural differences, Malikussaleh UniversityAbstract
Intercultural competence merupakan kemampuan individu dalam berinteraksi secara efektif dalam menghadapi perbedaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran intercultural competence pada mahasiswa rantau asal Papua di Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian menggambarkan intercultural competence pada mahasiswa rantau asal Papua yang ditinjau dari empat komponen yaitu, komponen knowledge berupa mengetahui budaya dan peraturan yang berlaku di Aceh, komponen awareness berupa menyadari perbedaan budaya dan peraturan yang berlaku di Aceh dengan Papua dan pengaruh dari perbedaan tersebut terhadap interaksi dengan lingkungan, komponen attitude berupa menjalankan dan menghargai peraturan yang berlaku serta besikap sopan terhadap masyarakat sekitar, dan komponen skill berupa membangun kedekatan dan interaksi yang efektif dengan berkumpul bersama seperti bermain bola dan duduk bersama di warung serta saling bersalaman apabila berjumpa dengan masyarakat sekitar
References
Ardila, I., & Sosiologi, P. (2023). ADAPTASI MAHASISWA PERTUKARAN DALAM MENGHADAPI CULTURE SHOCK (STUDI FENOMENOLOGI MAHASISWA PMM DI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH). In Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Jurusan Sejarah, Sosiologi dan Perpustakaan (Vol. 5).
Ardyles, J & Syafiq, M. (2017). Penyesuaian Diri Mahasiswa Nusa Tenggara Timur di Surabaya. Jurnal Penelitian Psikologi (Vol. 4, Nomor 1)
Azman, M. K., & Suryandari, N. (2022). Komunikasi Lintas Budaya: Proses Adaptasi Mahasiswa Papua di Universitas Trunojoyo Madura. 4(1).
Bultseva, M. A., & Lebedeva, N. M. (2021). The role of intercultural competence, in the relationship between intercultural experiences and creativity among students. International Journal of Intercultural Relations, 82, 256–264. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2021.04.010
Dalib, S., Harun, M., & Yusof, N. (2017). Student intercultural competence in a Malaysian campus: a phenomenological approach. Journal of Multicultural Discourses, 12(1), 42–62. https://doi.org/10.1080/17447143.2016.1264408
Damarhadi, S., Juniamto, M., Indasah, S. N., & Situmorang, N. z. (2020). Kebermaknaan Hidup pada Mahasiswa Rantau di Indonesia The Meaning of Life On Indonesia Overseas Students. Dalam Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi (Vol. 22, Nomor 2)
Deardorff, D. K. (2009). The SAGE Handbook of Intercultural Competence.
Devinta, M., Hidayah, N., Grendi, D., & Uny, H. (n.d.). Fenomena Culture Shock (Gegar Budaya) Pada Mahasiswa Perantauan di Yogyakarta 1 FENOMENA CULTURE SHOCK (GEGAR BUDAYA) PADA MAHASISWA PERANTAUAN DI YOGYAKARTA.
Elfian., Ariwibowo, P., & Johan, R. S. (2017). Peran Pendidikan Tinggi Dalam Meningkatkan Minat Masyarakat Untuk Produktivitas Pendidikan (Vol. 9). http://m.monitorday.com/detail/6321/inilah-
Fantini, A. E. (2009). The SAGE handbook of intercultural competence/ edited by Darla K. Deardoff. In D. k. Deardoff (Ed), Multicultural America: A Multimedia Encyclopedia, SAGE publication Ltd
Fauzia, N., Asmaran., & Komalasari, S. (2020). Dinamika Kemandirian Mahasiswa Perantau Jurnal Al Husna, 1(3), 167-181.
Gayo, A. A. (2016). ASPEK HUKUM PELAKSANAAN QANUN JINAYAT DI PROVINSI ACEH (Law Aspects Of “Jinayat Qanun” Implementation In Aceh Province). Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 17(2), 131-154.
Haridian, M. R., Nurcahyono, O. H., Pranawa, S. (2019). Strategi adaptasi mahasiswa asal Papua di Universitas Sebelas Maret. Indonesia Journal of Sociology, Education, and Development, 1(2), 61-67.
Hatika, G, P., Maratning, A., & Dias, M. F. A. A. (2020). Gambaran Culture Shock dan Proses Adaptasi Mahasiswa/I Tahun Pertama di Asrama Putera dan Puteri STIKES Suaka Insan Banjarmasin Tahun 2022. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI).
Herdiyansyah. H. (2020). Metodelogi penelitian kualitatif untuk ilmu Psikologi. Salemba Humaika.
Herdi & Ristianingsih, F. (2021). Perbedaan resiliensi mahasiswa rantau ditinjau berdasarkan gegar budaya. Dalam Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling. (Vol. 10, Nomor. 1).
Ivana Louis Ngajow, C. (2017). KOMPETENSI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MASYARAKAT DESA BANGUNREJO PADA TRADISI BERSIH DESA (Vol. 5, Issue 4). Online.
Lagu, M. (2016). Komunikasi Antar Budaya Pdf. Komunikasi Antarbudaya di Kalangan Mahasiswa Etnik Papua dan Etnik Manado Di Universitas Sam Ratulangi Manado, V(3).
Lestari, S. N., Meiyuntariningsih, T., & Ramadhani, H. S. (2023). Penyesuaian Sosial Pada Mahasiswa Rantau Luar Jawa: Menguji Peranan Self Monitoring. Journal of Psychologycal Research, 2(4), 907-915.
Manik, R. A. (2020). Gambaran Intercultural competence Pada Mahasiswa Rantau. Skripsi. Universitas Malikussaleh. Aceh Utara.
Mas’amah, M. (2015). Adaptasi Mahasiswa Asing dan Luar Daerah di Universitas Padjajaran Kampus Jatinangor. Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi), 1(1), 13. https://doi.org/10.25124/liski.vlil.811
Mitasari, Z., & Istikomayanti, Y. (2019). Hubungan Antara Culture Shock Dengan Hasil Belajar Mahasiswa Tahun Pertama. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan Dan Bimbingan Konseling, 4(2), 105. https://doi.org/10.26858/jpkk.v4i2.4316
Nababan, K.R. (2020). Stereotip dan Penolakan Indekos Mahasiswa Asal Papua di Salatiga, Jawa Tengah. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya (Vol. 24, Nomor. 1)
Parela, K. A., Saffanah, W. M., & Anwar, K. (n.d.). KONFLIK MAHASISWA TIMUR DI KOTA MALANG (Studi Kasus pada Mahasiswa Timur di Kota Malang).
Putri, A. S., Kiranantika, A. (2020). Segregasi Sosial Mahasiswa Perantau di Yogyakarta. Indonesia Jurnal of Sociology, Education and Development, 2(1), 49-57.
Pratiwi Tanjung, L., Mawarpury, M., Khairani, M., & Dewi Kumala, I. (n.d.). RESILIENSI DENGAN KOMPETENSI INTERKULTURAL PADA MAHASISWA MANCANEGARA (STUDI KASUS DI BANDA ACEH).
Ramadhan, M., Dewi, R., & Hafnidar. (2023). Pemaafan dan Resiliensi pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Malikussaleh. Jurnal INSIGHT:Jurnal Penelitian Psikologi. 1(4), 802-816.
Sari, D. R., Julistia, R., & Muna, Z. (2023). Penyesuaian Diri dan Kompotensi Sosial pada Mahasiswa Perantauan. Journal INSIGHT : Jurnal Penelitian Psikogi. 1(1), 57-74
Situmorang, I. H. (2019). Cultur Shock Dalam Interaksi Komunikasi Antar Budaya Pada Mahasiswa Asal Papua Di Universitas Negeri Medan. Universitas Medan Area.
Smith, J. A. Flowers, P. & Larkin, M. (2019). Interpretative Phenomenological Analysis. Sage Publication.
Sucipto, S. D., Harlina, H., & Dewi, R. S. (2022). Karakteristik Kompetensi Komunikasi Lintas Budaya Pada Konselor Sekolah. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(3), 717–724. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i3.289
Tanjung dkk. (2022). Resiliensi dengan Kompetensi Intercultural pada Mahasiswa Mancanegara (Studi Kasus di Banda Aceh). Jurnal Psikologi Unisyiah, (Vol. 5, Nomor. 1).
Tulak, H., Wijaya, H., N. Rante, S., Nurmadiah, N., & Helaluddin, H. (2019, December 9). The Intercultural Competence in Education Era 4.0: A Learning Strategy for Students of Elementary School in Indonesia. https://doi.org/10.4108/eai.14-9-2019.2289961
Uli, N., Siahaan, Q., Rahardjo, T., & Luqman, Y. (n.d.). Komunikasi Antarbudaya dalam Kancah Global: Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Pelajar Indonesia di Amerika. www.fisip.undip.ac.id
Unesco, Leeds-Hurwitz, W., & Stenou, K. (2013). Intercultural competence: conceptual and operational framework. Unesco
Warmasen, L. M., Aprianti, Y., & Widaty, C. (2023). Adaptasi Mahasiswa Asal Papua di Banjarmasin. Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi. (Vol. 3, Nomor. 1).
Yolanda, A. D., Susanto, T. A., & Yanti, M. (2020). Hubungan SOSIAL Mahasiswa Papua dengan Mahasiswa NonPapua di Universitas Sriwijaya Kampus Indralaya. Jurnal Empirika (Vol5, Nomor. 1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Olga Philberta, Zurratul Muna, Hafnidar Hafnidar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
