The Conflict of Dual Roles and Stress among Female Employees Engaged in Work from Home (WFH) during the COVID-19 Pandemic Situation.
DOI:
https://doi.org/10.37278/jipsi.v2i1.299Keywords:
Konflik peran ganda, stress, karyawati, work from homeAbstract
Tahun 2020, dunia digegerkan oleh virus covid-19 yang menyebar dengan sangat cepat keseluruh belahan dunia bahkan di Indonesia. Banyak perusahaan menerapkan system Work From Home (WFH). Bagi karyawati yang sudah menikah yang memiliki anak menjadi tantangan tersendiri. Ketika dirumah, karyawati tersebut harus berbagi peran sebagai seorang ibu sekaligus karyawan yang sedang melakukan WFH. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat korelasi antara konflik peran ganda dengan stress karyawati saat melakukan Work From Home (WFH) saat pendemi covid-19. Peneliti menggunakan metode kuantitatif korelasi untuk melihat korelasi antar konflik peran ganda dan stress WFH. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan wawancara untuk menggali fenomena yang diangkat dalam penelitian ini, yang kemudian dilakukan studi literatur dari jurnal dan buku-buku terkait teori tentang variable konflik peran ganda dan stress yang relevan. Serta skala konflik peran ganda dan stress yang akan dibagikan oleh subjek penelitian guna menjawab tujuan penelitian. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 karyawati. Skala konflik peran ganda yang dibuat peneliti memperoleh hasil uji reliabilitas sebesar 0,949. Sedangkan skala stress WFH yang dibuat peneliti memperoleh hasil uji reliabilitas sebesar 0,946. Analisis data penelitian ini menggunakan korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil analisis pearson product moment diperoleh nilai koefisien korelasi rxy sebesar 0,494 dengan p = 0,000; p ≤ 0,01, yang menunjukkan adanya
korelasi positif yang signifikan antara konflik peran ganda dengan stress saat WFH. Sumbangan efektif dari kedua variable ditunjukkan oleh koefisien determinan (R square) sebesar 0,244 yang menunjukkan bahwa konflik peran ganda mempengaruhi variable stress saat WFH sebesar 24,4%.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish articles in Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
