Tahun 2020, dunia digegerkan oleh virus covid-19 yang menyebar dengan sangat cepat keseluruh belahan dunia bahkan di Indonesia. Banyak perusahaan menerapkan system Work From Home (WFH). Bagi karyawati yang sudah menikah yang memiliki anak menjadi tantanga

  • Dyah Rachman Kuswartanti Fakultas Psikologi, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Kata Kunci: Konflik peran ganda, stress, karyawati, work from home

Abstrak

Tahun 2020, dunia digegerkan oleh virus covid-19 yang menyebar dengan sangat cepat keseluruh belahan dunia
bahkan di Indonesia. Banyak perusahaan menerapkan system Work From Home (WFH). Bagi karyawati yang
sudah menikah yang memiliki anak menjadi tantangan tersendiri. Ketika dirumah, karyawati tersebut harus berbagi
peran sebagai seorang ibu sekaligus karyawan yang sedang melakukan WFH. Tujuan dari penelitian ini adalah
melihat korelasi antara konflik peran ganda dengan stress karyawati saat melakukan Work From Home (WFH) saat
pendemi covid-19. Peneliti menggunakan metode kuantitatif korelasi untuk melihat korelasi antar konflik peran
ganda dan stress WFH. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan wawancara untuk menggali
fenomena yang diangkat dalam penelitian ini, yang kemudian dilakukan studi literatur dari jurnal dan buku-buku
terkait teori tentang variable konflik peran ganda dan stress yang relevan. Serta skala konflik peran ganda dan stress
yang akan dibagikan oleh subjek penelitian guna menjawab tujuan penelitian. Jumlah sampel dalam penelitian ini
sebanyak 56 karyawati. Skala konflik peran ganda yang dibuat peneliti memperoleh hasil uji reliabilitas sebesar
0,949. Sedangkan skala stress WFH yang dibuat peneliti memperoleh hasil uji reliabilitas sebesar 0,946. Analisis
data penelitian ini menggunakan korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil analisis pearson product
moment diperoleh nilai koefisien korelasi rxy sebesar 0,494 dengan p = 0,000; p ≤ 0,01, yang menunjukkan adanya
korelasi positif yang signifikan antara konflik peran ganda dengan stress saat WFH. Sumbangan efektif dari kedua
variable ditunjukkan oleh koefisien determinan (R square) sebesar 0,244 yang menunjukkan bahwa konflik peran
ganda mempengaruhi variable stress saat WFH sebesar 24,4%.

Diterbitkan
2020-07-10