Work Life Balance Pada Perawat Wanita Yang Memiliki Anak Bawah Lima Tahun (Balita) di RSUD Bayu Asih Purwakarta

Authors

  • Evi Srinur Hastuti Fakultas Psikologi, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Ayuningtyas Eka Wahyu Utami Fakultas Psikologi, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37278/jipsi.v4i1.492

Keywords:

Work Life Balance, nurse

Abstract

Perawat sebagai pegawai dituntut tetap produktif bekerja, namun mereka juga memiliki
kehidupan diluar pekerjaan yang harus diperhatikan seperti keluarga yang harus tetap seimbang
(work-life balance) sehingga dapat meminimalisir konflik atau dampak negative yang terjadi di
kehidupannya. Tujuaan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran work-life balance perawat
yang memiliki anak Bawah Lima Tahun (Balita) di RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Metode penelitian menggunakan pendekatan deskrifptif, yaitu suatu metode dalam meneliti
status sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu
kelas peristiwa pada masa sekarang. Alat ukur yang digunakan untuk work-life balance
menggunakan teori Fisher, Bulger dan Smith (2009) terdiri dari 17 item pernyataan. Untuk melihat
gambaran tinggi rendahnya work-life balance teknik analisis yang digunakan uji Median.
  Hasil pengolahan data diperoleh terdapat 51, 32% perawat yang memiliki work-life balance
tinggi dan terdapat 48,68% perawat yang memiliki work-life balance rendah, dengan kata lain adanya
peran ganda yang harus dijalankan perawat yaitu sebagai pegawai dan sebagai ibu yang memiliki
Bawah Lima Tahun (Balita) tidak menimbulkan permasalahan yang berdampak pada keseimbangan
dalam kehidupannya.

Downloads

Published

2022-06-23

How to Cite

Hastuti, E. S., & Wahyu Utami, A. E. (2022). Work Life Balance Pada Perawat Wanita Yang Memiliki Anak Bawah Lima Tahun (Balita) di RSUD Bayu Asih Purwakarta. JIPSI Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.37278/jipsi.v4i1.492