Hubungan Pola Asuh Permisif dengan Kontrol Diri pada Pelaku Cyberbullying
DOI:
https://doi.org/10.37278/jipsi.v6i1.852Keywords:
Pola Asuh Permisif, Kontrol Diri, SiswaAbstract
Penelitian “ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pola asuh permisif dengan tingkat kontrol diri yang ditunjukkan oleh individu yang melakukan cyberbullying di SMA Negeri 2, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 7 di Kota Lhokseumawe. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 88 siswa yang dipilih menggunakan prosedur cluster sampling. Strategi pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan skala pola asuh permisif yang terdiri dari tiga 37 item, skala kontrol diri yang terdiri dari dua puluh empat item, dan skala cyberbullying yang terdiri dari 45 item. Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antar variabel. Temuan penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif antara pola asuh permisif dan kontrol diri pada individu yang melakukan cyberbullying. Pelaku cyberbullying dengan gaya pengasuhan permisif yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat kontrol diri rendah. Begitu pula ketika tingkat pola asuh permisif pada pelaku cyberbullying rendah, maka kontrol diri pada pelaku cyberbullying akan semakin tinggi.
References
Averill, J.R. (1973). Personal Control Over Aversive Stimuli and It’s Reliationship to Stress. Psychological Bulletin.
Basembun, I., (2008). Gaya Pola Asuh Orang Tua: Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia.
Baumrind, D (1991). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. The journal of Early Adolescene, 11 (1), 56-95.
Balsey, B. F., (2013). Cyberbullying an emerging threat to the always on generation. bullying, cyberbullying, education, presentations, technology. The Journal School Health, 2 (3).
Fajriansyah, M.N (2012). Hubungan antara kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja laki-laki peminum miras. Jurnal Psikologi. Fakultas Psikologi Universitas Semarang. Vol 2, No 1.
Grolnick, W.S., Ryan, R. M., & Deci, E. L. (1991). The inner resources for school performance: Motivational mediators of children perceptions of their parents. Journal of Educational Psychology, 53, 508-517.
Ghufron, M.N & Risnawati, R (2017). Teori-Teori Psikologi. PT: Ar-Ruzz Media.
Hinduja, S. & Patchin, J.W (2010). Cyberbullying and self-esteem: Journal of School Health. 55(2):1-8
Hurriyanti, D. (2013). Hubungan antara kontrol diri dengan perilaku agresif pada anggota polisi resort pagar alam. Skripsi.
Hidayat, K & Bashori, K (2016). Psikologi Sosial: Aku, Kami dan Kita. PT:Erlangga. Hurlock, E.B (2002). Psikologi Perkembangan. 5th edition. Erlanga: Jakarta.
Iga S., & Dewi R. (2012). Hubungan antara tingkat kontrol diri dengan kecendrungan perilaku kenakalan remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan. 1 (2).
Kartono, K. (2013). Patologi Sosial: Kenakalan Remaja: PT. Grafindo Persada.
Logue, A.W. (1995). Self Control.PT: Prentice Hall.
Lestari, S (2012). Psikologi Keluarga. Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik Dalam Keluarga. PT: Kencana.
Li, Q. (2005). New bottle but old wine: A research of Cyberbullying in schools. Computer in human behavior.
Mawardah & Adiyanti. (2014). Regulasi emosi dan kelompok teman sebaya perilaku cyberbullying.
Jurnal Psikologi. Vol 41, No 1.
Parks, P. J. (2013). Cyberbulying. United States: Reference Press
Priyatno, D. (2011). Buku Saku Analisis Statistik Data SPSS. Mediakom
Sandi M.K (2017). Dampak pola asuh permisif orang tua terhadap perilaku minuman keras pada remaja usia 13-21 tahun di rt 26 kelurahan silareranti kecamatan Seberang Ulu I Palembang. Skripsi.
Santrock, JW. (2017). Psikologi Pendidikan Edisi Kedua: Kencana Prenada Media Group.
Santrock, J.W (2007). Perkembangan Anak: Edisi Kesebelas Jilid Dua: PT. Erlangga.
Santrock, J.W (2011). Perkembangan Anak: Edisi Kesebelas Jilid Dua: PT. Erlangga.
Surbakti (2009). Parenting anak-anak. Jakarta: Alex Media Karputindi.
Sutarlina, Sukaji (2007). Menyusun dan Mengevaluasi Laporan Penelitian: Universitas Indonesia.
Sulfemi, W. B., & Dede, S. (2018). Pengaruh Kemampuan Pedagogik Guru Dengan Hasil Belajar
Ips. Jurnal Ilmiah Edutecno, 18(2).
Williard, N.E., (2007). Cyberbullying and Cyberthreats: Responding to the Challenge of Online Social Aggression, Threat and Distress, Champaign, IL: Research Press.
Wong. L., Donna, Marilyn Hockenberry David Wilson, et all. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Volume 2. Jakarta. EGC
Wang, J., Iannotti, R., & Nansel, T. (2009). School bullying among adolescents in the united utates: physical, verbal and cyber. Journal Of Adolescent Health, 45(4), 368-375.
Zahara, Hanan Fidia (2015). Pengaruh self control komunikasi interpersonal dan pola asuh permisif terhadap game online pada remaja. Skripsi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nabila Shafira, Yara Andita Anastasya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
