Penerapan Digital Marketing dalam Pengembangan UKM di Desa Ciburial

Authors

  • N. Heriyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37278/insearch.v21i1.1086

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia bahkan di Indonesia memberikan dampak bagi sektor-sektor bisnis. Sektor yang berdampak langsung ditandai dengan penurunan omzet seperti sektor pariwisata, transportasi, konstruksi, manufaktur otomatif, industri garmen dan perhotelan, sedangkan sektor yang bertahan dan mengalami peningkatan omzet adalah farmasi dan kesehatan, teknologi informasi dan komunikasi serta bisnis retail dan makanan. Berdasarkan survei Bank Indonesia, menyebutkan sebanyak 87,5 persen UMKM terkena dampak pandemi covid-19. Dari jumlah ini, sekitar 93,2 persen diantaranya terdampak negatif di sisi penjualan. Pandemi memberikan tekanan pada pendapatan, laba, dan arus kas hingga pemilik usaha untuk memilih wait and see. Para pelaku UMKM mengalami ketidakpastian dalam memperoleh akses dana darurat dan merasa tidak mengerti untuk membuat kebijakan di masa krisis seperti ini. Survei Bank Indonesia pun menyebutkan bahwa sebanyak 12,5 persen responden tidak terkena dampak ekonomi dari pandemic covid-19 dan bahkan 27,6 persen diantaranya menunjukkan peningkatan penjualan di masa pandemi. Terdapat beberapa solusi yang dapat diambil, antara lain: pemberdayaan pelaku usaha UMKM lewat bisnis dan menggerakkan “sosialpreneushipâ€. Pemberdayaan pelaku usaha UMKM lewat bisnis online dapat dilakukan dengan strategi memaksimalkan teknologi, pelaku UMKM dapat melakukan promosi dari tradisional menuju pemasaran secara digital (digital marketing) misalnya melalui sosial media (facebook, instagram, twitter, whatshapp bahkan web dan sebagainya) serta melakukan pencatatan /pembukuan menggunakan software akuntansi. Selanjutnya strategi yang dapat dilakukan pelaku usaha adalah meningkatkan jejaring/relasi dan meningkatkan kualitas produk dan layanan dengan salah satunya melakukan diversifikasi produk agar produk keunggulan dan keunikan sehingga selalu diminati oleh konsumen. Masa pandemi ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang berharga dalam usaha meningkatkan kualitas produk dan perbaikan pelayanan.

Published

2022-04-07

Issue

Section

Articles