ANALISIS BUDAYA KEAMANAN INFORMASI DI RUMAH SAKIT DI KOTA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.37278/insearch.v18i1.150Abstract
Penelitian menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi budaya keamanan informasi di Rumah
Sakit di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan ke rumah sakit yang
terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) sebanyak 169 kuesioner.
Penelitian menggunakan sampel sejumlah rumah sakit di Kota Bandung. Metode penelitian adalah
metode kuantitatif dengan teknik analisis data Partially Least Square Structural Equation Modelling
(PLS-SEM). Data penelitian adalah data primer melalui kuisioner kepada pegawai rumah sakit.
Berdasarkan penelitian terdahulu, budaya keamanan informasi dipengaruhi oleh berbagai faktor dan
budaya organisasi secara keseluruhan. Penelitian diharapkan memberikan wawasan tentang budaya
dan perilaku keamanan informasi di rumah sakit Kota Bandung dan mendukung strategi e-kesehatan
nasional oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penelitian ini dimulai dengan jumlah
variabel sebanyak 14, yaitu management, workplace capabilities, risk and response factors,
operational management, change management, organisational culture, knowledge, security
compliance, security behavior, soft issues – workplace independent, training and awareness,
information security policies, perceived security threat dan attitude. Namun, yang berpengaruh
terhadap Information Security Culture (ISC) adalah organisational culture, knowledge, information
security policies, perceived security threat dan attitude.



