PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING PADA TARIF JASA RAWAT INAP (Studi Kasus Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Salamun)

  • Maghfirah Izani Desta Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom
  • Irni Yunita Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom

Abstrak

Di era globalisasi ini, kemajuan teknologi dan informasi berkembang dengan sangat cepat dan batas suatu negara semakin menghilang. Globalisasi sangat mempengaruhi perubahan di semua sektor dan menciptakan tantangan bagi semua jenis industri untuk bersaing, termasuk industri di bidang layanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara tarif jasa rawat inap pada Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Salamun dengan besarnya tarif jasa rawat inap dengan menggunakan metode Activity Based Costing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer, data yang diperoleh didapatkan langsung dari hasil wawancara dengan pihak Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Salamun. Selanjutnya dilakukan pengolahan dan analisis data. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan Paired Sample T-Test untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan tarif rawat inap yang ditetapkan Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Salamun dengan tarif rawat inap menggunakan perhitungan metode Activity Based Costing. Hasil perhitungan  rawat inap dengan menggunakan metode activity based costing pada Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Salamun untuk kelas VIP adalah sebesar Rp 594.816, kelas I sebesar Rp 302.884, kelas II sebesar Rp 259.355, kelas III sebesar Rp 256.034. Sedangkan  rawat inap yang ditentukan oleh rumah sakit untuk kelas VIP adalah sebesar Rp 840.000, kelas I sebesar Rp 350.000, kelas II sebesar Rp 245.000, dan kelas III sebesar Rp 122.500.

Diterbitkan
2019-11-05
Bagian
Articles