PENGARUH TINGKAT KESULITAN KEUANGAN, TINGKAT HUTANG DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI

  • Dwi Winarni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Novi Dirgantari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Abstrak

Konservatisme merupakan prinsip akuntansi yang penerapannya menyebabkan angka laba dan asset menjadi rendah serta biaya hutang menjadi tinggi. Hal ini disebabkan karena konservatisme akuntansi menganut prinsip memperlambat pengakuan pendapatan serta mempercepat pengakuan biaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder yaitu laporan keuangan  pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di  Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 13 perusahaan yang sesuai dengan kriteria. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dan uji asumsi klasik untuk analisis data serta uji F dan uji t digunakan dalam menguji hipotesis penelitian. Hasil yang diperoleh bahwa Tingkat Kesulitan Keuangan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Konservatisme Akuntansi, Tingkat Hutang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Konservatisme Akuntansi, Kepemilikan Manajerial tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Konservatisme Akuntansi.

Diterbitkan
2019-11-26
Bagian
Articles