Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan Metode Tsukamoto

  • Graha Prakarsa Fakultas Teknologi dan Informatika, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Vani Maharani Nasution Fakultas Teknologi dan Informatika, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Abstrak

Pemeliharaan hanger di PT. Chitose Internasional.Tbk, saat ini didasarkan atas sirkulasi penyerahan hanger ke pihak produksi. Belum adanya suatu perhitungan standar, dalam mencari persentase tingkat risiko hanger masuk maintenance, menjadi permasalahan tersendiri. Hanger harus memiliki perhitungan dalam penentuan nilai persentase standar, dimana nilai tersebut dapat memberikan suatu keputusan yang jelas. Terdapat suatu metode dalam Logika fuzzy yaitu metode Tsukamoto, yang dapat dimanfaatkan dalam mengambil suatu keputusan. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan bagaimana cara membuat suatu perhitungan standard, dalam mencari persentase tingkat risiko hanger masuk maintenance, dengan cara menerapkan Fuzzy Logic metode Tsukamoto, agar perhitungan menjadi lebih cepat, akurat, dan tepat. Contoh dari penerapan metode tsukamoto, dalam mencari persentase tingkat risiko hanger masuk maintenance, didapatkan hasil untuk hanger Back Caesar, persentase tingkat kebutuhan hanger sebesar 91%, dan memiliki tingkat risiko hanger masuk maintenance sebesar 70,375%. Keputusan akhir menunjukan bahwa hanger Back Caesar dinyatakan memiliki tingkat risiko maintenance tinggi (range antara 54,6-100%) dan akan dilakukan tindakan planned maintenance. Penerapan metode tsukamoto yang telah dilakukan menunjukan bahwa, dalam mencari persentase tingkat risiko hanger masuk maintenance, terlebih dahulu harus mencari output crisp dari persentase tingkat kebutuhan hanger dengan metode tsukamoto. Seluruh perhitungan harus melalui proses fuzzyfikasi, pembentukan basis pengetahuan, mesin inferensi, dan defuzzyfikasi. Kecepatan, keakuratan, dan ketepatan dalam mencari persentase tingkat risiko masuk maintenance, yang ada di PT. Chitose Internasional.Tbk menjadi lebih baik. Hal ini menunjukan bahwa metode tsukamoto cocok dan dapat diterapkan, dalam mencari persentase tingkat risiko hanger masuk maintenance

Diterbitkan
2019-11-26
Bagian
Articles