Analisis Framing Pemberitaan Media Daring tentang Citra Mahkamah Konstitusi dalam Hasil Gugatan Batasan Usia Capres-Cawapres
Detik.com dan Kompas.com
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v7i1.784Keywords:
Framing Analysis, Online News, Presidential Candidates, Vice-Presidental Candidates, ImageAbstract
Perubahan undang-undang merupakan suatu proses yang vital dalam sistem hukum suatu negara yang berkembang dan dapat mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Isu hasil gugatan batasan usia capres-cawapres telah menjadi sorotan bagi berbagai media, karena adanya perubahan undang-undang atas hasil putusan Mahkamah Konstitusi. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pembingkaian berita oleh media daring Detik.com dan Kompas.com atas isu dan citra Mahkamah Konstitusi terhadap hasil gugatan batasan usia capres-cawapres, pada periode berita 11-26 Oktober 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis framing Zhongdang Pan dan M. Kosicki untuk menggambarkan struktur pemberitaan yang terdiri dari sintaksis, skrip, tematik dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atas berita hasil gugatan batasan usia capres-cawapres, Detik.com lebih fokus pada inkonsistensi sikap para hakim MK, sedangkan Kompas.com lebih fokus pada hubungan kekeluargaan Ketua MK dengan Jokowi. Sedangkan, citra Mahkamah Konstitusi secara keseluruhan lebih dicitrakan secara negatif, yaitu sembrono, tidak solid, terseret konflik kepentingan, inkonsisten, dan tidak berperan semestinya dalam mengambil keputusan gugatan batasan usia capres-cawapres.
References
Bungin & Burhan. (2008). Analisa Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Prenada Media Group.
Cangara, Hafied. (2010). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Cornelissen, J. (2014) Corporate Communication: A Guide to Theory and Practice. 4th edition. SAGE Publications.
Creswell, J. W. (2016). Research Design, Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitaif, dan Campuran. 4th ed. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Curran, C. (2018) Stop the Press. Package Printing. 65 (6), 52–56.
Eriyanto (2012) Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. LKIS.
Fauziati, Choirunnisak. (2021). Analisis Framing Pemberitaan Media Daring Tentang Citra Pemerintah Indonesia Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 (Kompas.com dan Detik.com). Jurnal Penelitian Komunikasi, 24 (2), Desember 2021: 207-222.
Hamad, I. (2004) Konstruksi Realitas Politik dalam Media Massa; Sebuah Study Critical Discorse Analysis Terhadap Berita-Berita Politik. Granit.
Jefkins, F. (2005) Public Relations. Jakarta: Erlangga.
Mustika, Rieka. (2018). Etika Berkomunikasi Di Media Online Dalam Menangkal Hoax. Diakom: Jurnal Media Dan Komunikasi, 1(2), 43–50.
Setiawan, Noval. (2021). Analisis Framing Pemberitaan Siluet Pinokio Jokowi Pada Media Online Detik.com dan Suara. com. Jurnal Mediakita: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5(1), 56–67.
Sobur, Alex. (2015). Analisis Teks Media. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Spil, T.A. & Suijkerbuijk, M. (2015) A business model for the e-newspaper from a customer perspective. Paper presented at 2015 IFLA International News Media Conference, Stockholm, Sweden.
Tambunan, Nurhalimah. (2018). Pengaruh Komunikasi Massa Terhadap Khalayak. Jurnal: Simbolik Volume 4 – ISSN : 2442-9996. F Universitas Panca Buana, Medan.
Https://nasional.kompas.com/read/2023/09/13/17161191/kompascom-puncaki-survei-media-paling-banyak-dibaca-versi-ipws-menang-di-8?page=all
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Josua Ronaldo Pangidoan, Nila Kusumawindarti, Rachmawati Windyaningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
