Desain Guideline Book Feed Instagram Untuk Promosi Produk Batik SMK Siswa Budhi
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v8i1.1105Kata Kunci:
Desain Thinking, Batik Disabilitas, E-guide Book, Instagram Feed, Promosi Sosial MediaAbstrak
SMK Siswa Budhi di Kelurahan Gayungan, Surabaya, memproduksi produk UMKM berupa batik hasil karya siswa difabel, dengan desain yang bermutu baik dari segi bentuk maupun warna. Kendala utama dalam mempromosikan produk ini adalah minimnya pengalaman dalam pengelolaan media sosial dan keterbatasan fisik pengelola. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Buku Panduan Feed Instagram sebagai solusi media promosi sekolah yang lebih konsisten dan user friendly. Metode yang digunakan adalah design thinking yang terdiri dari lima tahap yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Testing. Luaran yang dihasilkan berupa e-guide book digital berukuran A4 yang dapat diakses secara online maupun offline melalui smartphone. Validasi oleh ahli desain menunjukkan skor kelayakan sebesar 89% dengan presentase 97% sehingga e-guide book layak untuk dipublikasikan. Dengan adanya panduan ini, pengelola akan lebih mudah dalam menata layout dan elemen desain untuk mempromosikan produk batik unggulannya di Instagram.
Kata Kunci: Design Thinking, Batik Disabilitas, E-guide Book, Feed Instagram, Promosi Media Sosial
Referensi
Bhakti, F. K., Ahmad, I., & Adrian, Q. J. (2022). Perancangan User Experience Aplikasi Pesan Antar Dalam Kota Menggunakan Metode Design Thinking (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung). Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 3(2).
Kurniawan, J., & Rahmawati, L. (2021). Pengaruh Promosi Digital terhadap Peningkatan Penjualan di Era Media Sosial. Jurnal Pemasaran Digital, 13(1), 78-89.
Lestari, S., Samihardjo, R., & Sapanji, R. V. T. (2023). Pelatihan brand identity untuk UMKM: Meningkatkan kesadaran merek dan daya saing di era digital. Abdimasku: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 490-499.
Mamis, S., Putra, I. N. A. S., Yusa, I. M. M., Aryanto, D., Yasa, N. P. D., Wahidiyat, M. P., & Carollina, D. (2023). DASAR-DASAR DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (DKV): Panduan Lengkap Untuk Memasuki Dunia Kreatif Visual. PT. Sonpedia Publishing Indonesia
Matos, R. & Barbosa, M. (2018). Authenticity in Tourism: A Study on Destination Branding. Journal of Tourism and Cultural Change, 16(4), 445-462.
Nugroho, A., & Wijayanto, S. (2023). Peran Guideline Book dalam Meningkatkan Konsistensi Brand di Media Sosial. Jurnal Komunikasi Visual, 8(1), 99-110.
Rachmad, Y. E., Wardani, K. K., Andhini, G. K., & Basiroen, V. J. (2024). Buku Ajar Manajemen Desain Komunikasi Visual (DKV). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Rina, F. (2021). Efektivitas Desain Feed Instagram dalam Meningkatkan Engagement Brand di Media Sosial. Jurnal Media dan Komunikasi, 15(2), 142-157.
Santosa, R., & Widodo, S. (2021). Strategi Promosi Digital untuk Produk Batik di Pasar Global. Jurnal Ekonomi dan Budaya, 11(3), 210-223.
Setiawan, D., & Prasetyo, E. (2022). Pengaruh Desain Visual terhadap Daya Tarik Merek pada Media Sosial. Jurnal Desain Komunikasi Visual, 10(2), 134-145.
Wheeler, A. (2018). Designing Brand Identity: An Essential Guide for the Whole Branding Team. Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 M Widyan Ardani, Meirina Lani A, TC Kusumandyoko, A Bangsawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
