KOMUNIKASI NON VERBAL PADA POLA INTERAKSI BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGANDA DI MASYARAKAT
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v3i1.277Kata Kunci:
Nonverbal, tunaganda, interaksi simbolik, tunarungu, tunawicara.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara berkomunikasi seorang tunaganda (tunarungu dan tunawicara) pada sosok Memen. Komunikasi yang dilakukan oleh Memen yaitu pertukaran makna dan simbol sehingga mempengaruhi perubahan perilaku. Memen dapat berkomunikasi dan melakukan aktivitas sehari-harinya dengan baik walau dengan keterbatasan yang Memen miliki. Memen dapat menangkap sebuah makna dari sebuah simbol dengan baik oleh pikirannya. Dengan percaya diri yang Memen miliki, Memen juga didukung dengan lingkungan sekitarnya yang mempengaruhi karakter Memen saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan yang digunakan melalui wawancara, observasi dan studi pustaka dan teori yang digunakan adalah teori interaksi simbolik menurut George Herbert Mead yang akan menjelaskan mengenai Mind, Self and Society. Hasil penelitian, Memen sama sekali tidak memahami bahasa nonverbal secara resmi, dan ia memahami secara otodidak dan dibantu dengan warga yang ada di lingkungan sekitarnya.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
