AUDIT SISTEM INFORMASI LOGISTIK DAN SISTEM INFORMASI PERJALANAN DINAS BERDASARKAN PRESPEKTIF PROSES BISNIS MENGGUNAKAN COBIT 5 (Studi Kasus : PT. LEN RAILWAY SYSTEMS)

AUDIT SISTEM INFORMASI LOGISTIK DAN SISTEM INFORMASI PERJALANAN DINAS BERDASARKAN PRESPEKTIF PROSES BISNIS MENGGUNAKAN COBIT 5 (Studi Kasus : PT. LEN RAILWAY SYSTEMS)

  • Lia Kamila Kulsum Fakultas Teknologi dan Informatika, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Keywords: proses bisnis, audit sistem informasi, COBIT 5

Abstract

PT. Len Railway Systems (LRS) merupakan salah satu anak perusahaan PT LEN Industri
(Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Railway Systems yang
dikenal dalam produk persinyalan kereta api. Dalam rangka menunjang tujuan utama bisnis perusahaan,
PT. LRS telah menerapkan teknologi dan sistem informasi khususnya untuk Sistem Informasi Logistik
dan Sistem Informasi Perjalanan Dinas. Sistem informasi tersebut belum pernah dilakukan evaluasi
sehingga PT. LRS belum dapat mengetahui sejauh mana manfaat dan dampak yang diperoleh dari
penerapan Sistem Informasi (SI)/Teknologi Informasi (TI). Berdasarkan kondisi diatas PT. LRS belum
bisa mengukur seberapa jauh keselarasan antara proses bisnis, aplikasi, dan strategi bisnis perusahaan.
Oleh karena itu maka perlu dilakukan audit sistem informasi dengan standar COBIT 5. Tahap
pengolahan dan analisa data, langkah awal didefinisikan tujuan bisnis dari PT. LRS dilanjutkan dengan
identifikasi tujuan TI apa saja yang harus dilakukan, yang sudah dipetakan oleh COBIT 5 dan tahap
selanjutnya adalah penentuan proses TI apa saja yang harus dijalankan dengan penggunaan beberapa
domain pada COBIT 5 ,setelah itu dibuat kuisioner berdasarkan proses TI. Dari hasil pengisian kuisioner
dapat dihitung nilai Capability Level proses TI, analisa Gap dan rekomendasinya. Adapun data yang
dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan metode wawancara,
kuisioner serta pengamatan terhadap dokumen terkait, wawancara dan kuisioner diperoleh dari
beberapa responden yang dianggap terkait. Adapun data sekunder yang digunakan sebagai
pelengkap analisis berupa dokumen flow map sesuai sistem informasi diatas.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, diketahui bahwa tingkat kapabilitas (Capability Existing) proses
sistem informasi yang dipilih dalam penelitian ini Build, Acquire and Implement (BAI03, BAI06 dan
BAI07) dan Deliver, Support and Service (DSS06) sudah berada pada tingkat 1 (performed), artinya
proses-proses tersebut sudah diimplementasikan dan telah mencapai hasil yang ditentukan.

Published
2019-08-09
Section
Articles