Pembangkitan Kalimat Ilmiah Menggunakan Recurrent Neural Network
Keywords:
Text Generation, Natural Language Processing, Recurrent Neural Networks, Word2vecAbstract
Text Generation merupakan pekerjaan dasar Natural Language Processing (NLP), yang memainkan peran penting dalam sistem dialog dan terjemahan cerdas. Text Generation merupakan sistem yang dapat membangkitkan text berupa kalimat secara otomatis dari teks atau dokumen dengan menggunakan metode atau beberapa pola tertentu. Recurrent Neural Network (RNN) merupakan arsitektur jaringan saraf tiruan yang telah terbukti berkinerja baik karena pemrosesannya disebut berulang kali untuk memproses input data sekuensial. Penelitian ini telah berhasil membuat model komputasi pembuatan teks menggunakan RNN, dengan fitur yang telah diekstraksi menggunakan fungsi Word2Vec untuk menghasilkan satu set vektor. Dalam melakukan proses pembuatan teks penelitian ini menggunakan total 1000 data kalimat ilmiah. Penelitian ini melakukan perbandingkan dengan tiga optimasi yaitu Adam, Nadam, dan Adamax untuk menemukan tingkat pembelajaran terbaik dan cocok untuk pembuatan teks. Hasil tingkat pembelajaran terbaik diperoleh dengan pengoptimalan Adamax dengan nilai skor BLEU yang dihasilkan mencapai 28. Hal ini menunjukan bahwa kualitas hasil terjemahan dari sistem cukup baik dalam menghasilkan kalimat yang direkomendasikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish articles in SisInfo : Jurnal Sistem Informasi dan Informatika agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
