Algoritma k-Nearest Neighbor Classifier untuk Prediksi Curah Hujan di Kabupaten Bandung
DOI:
https://doi.org/10.37278/sisinfo.v5i01.566Keywords:
k-Nearest Neighbor Classifier, Prediksi Curah Hujan, Data mining, Kabupaten BandungAbstract
Implementasi algoritma k-Nearest Neighbor Classifier dengan teknik Data Mining pada prediksi curah hujan dapat membantu mayoritas masyarakat di Kabupaten Bandung yang memiliki mata pencaharian di bidang pertanian. Himpunan data berasal dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Bandung dengan jangkauan waktu antara Januari 2005 hingga Desember 2016 yang terdiri dari enam atribut, yaitu: penyinaran matahari, kelembapan, angin, temperatur, uap dan curah hujan. Hasil pencarian tetangga terdekat adalah atribut curah hujan dari lima kategori kelas, yaitu: tidak hujan, hujan ringan, hujan sedang, hujan lebat dan hujan sangat lebat, yang dihitung menggunakan euclidean distance. Penelitian ini melakukan pengujian akurasi dengan tiga partisi himpunan data dan penggunaan sepuluh nilai k yang berbeda. Akurasi-akurasi yang didapatkan sangat baik dengan akurasi tertinggi sebesar 97,92% untuk nilai k={3,5} pada partisi himpunan data latih dan uji masing-masing 50%. Nilai k, jumlah himpunan data dan data latih berpengaruh dalam pencarian tetangga terdekat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish articles in SisInfo : Jurnal Sistem Informasi dan Informatika agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
