Pengalaman Komunikasi Pasien Penderita Gagal Ginjal Kronik Bertahan Hidup Dengan Hemodialisis dan Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD)

Authors

  • Faisal Reza
  • Eko Retno Wulandari
  • Risa Nurisani
  • Ika Merdekawati Kusmayadi Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.37278/artcomm.v2i1.161

Keywords:

pasien gagal ginjal kronik, pengalaman komunikasi, kondisi kesehatan, Hemodialisis, CAPD

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik di dunia saat ini mengalami peningkatan dan menjadi masalah
kesehatan serius. Pengalaman pasien gagal ginjal kronik setelah menjalani terapi hemodialisis atau
CAPD sangat bermanfaat bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk:(1) Mengetahui
komunikasi dan pengalaman pasien gagal ginjal kronik setelah mereka divonis sebagai penderita
gagal ginjal kronik.; (2) Mengetahui kondisi kesehatan pasien gagal ginjal kronik setelah mereka
divonis sebagai penderita gagal ginjal kronik. Metode penelitian dengan menggunakan penelitian
kaulitatif pendekatan fenomenologi. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa pengalaman pasien
gagal ginjal kronik antara lain terapi rutin yang harus dilakukan adalah hemodialisis atau CAPD ,
aktivitas sehari-hari yang bisa dilakukan terbatas, pola makan dibatasi, pengaruh penyakit pada
profesi pekerjaan menghambat, keterbukaan penyakit pada lingkungan sekitar tertutup. Sedangkan
kondisi kesehatan pasien gagal ginjal kronik mengalami penurunan yang drastis dibandingkan
dengan ketika masih sehat. Pasien gagal ginjal kronik dengan terapi CAPD memiliki kondisi
kesehatan yang lebih baik jika dibandingkan dengan pasien terapi hemodialisis.

Downloads

Published

2019-04-29

How to Cite

Reza, F., Wulandari, E. R., Nurisani, R., & Kusmayadi, I. M. (2019). Pengalaman Komunikasi Pasien Penderita Gagal Ginjal Kronik Bertahan Hidup Dengan Hemodialisis dan Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). ArtComm : Jurnal Komunikasi Dan Desain, 2(1), 46–54. https://doi.org/10.37278/artcomm.v2i1.161

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)