Pengalaman Komunikasi Pasien Penderita Gagal Ginjal Kronik Bertahan Hidup Dengan Hemodialisis dan Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD)
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v2i1.161Keywords:
pasien gagal ginjal kronik, pengalaman komunikasi, kondisi kesehatan, Hemodialisis, CAPDAbstract
Penyakit gagal ginjal kronik di dunia saat ini mengalami peningkatan dan menjadi masalah
kesehatan serius. Pengalaman pasien gagal ginjal kronik setelah menjalani terapi hemodialisis atau
CAPD sangat bermanfaat bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk:(1) Mengetahui
komunikasi dan pengalaman pasien gagal ginjal kronik setelah mereka divonis sebagai penderita
gagal ginjal kronik.; (2) Mengetahui kondisi kesehatan pasien gagal ginjal kronik setelah mereka
divonis sebagai penderita gagal ginjal kronik. Metode penelitian dengan menggunakan penelitian
kaulitatif pendekatan fenomenologi. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa pengalaman pasien
gagal ginjal kronik antara lain terapi rutin yang harus dilakukan adalah hemodialisis atau CAPD ,
aktivitas sehari-hari yang bisa dilakukan terbatas, pola makan dibatasi, pengaruh penyakit pada
profesi pekerjaan menghambat, keterbukaan penyakit pada lingkungan sekitar tertutup. Sedangkan
kondisi kesehatan pasien gagal ginjal kronik mengalami penurunan yang drastis dibandingkan
dengan ketika masih sehat. Pasien gagal ginjal kronik dengan terapi CAPD memiliki kondisi
kesehatan yang lebih baik jika dibandingkan dengan pasien terapi hemodialisis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
