Perancangan Desain User Interface Aplikasi KABITA Untuk Menginformasikan Kuliner Street Food Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v3i1.280Kata Kunci:
Kota Bandung, kuliner, aplikasi, user interfaceAbstrak
Kota Bandung merupakan kota yang mempunyai beranekaragam kuliner, hal tersebut menjadikan kota ini sebagai kota tujuan wisata kuliner yang banyak diminati oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Berdasarkan data dari Dinas kebudayaan dan Pariwisata kota Bandung, kota ini memiliki kuliner street food legendaris yang sangat diiminati oleh para pecinta kuliner yang berkunjung ke kota ini. Kuliner street food berupa jajanan yang telah ada dari sejak lama dengan rasa yang autentik serta cerita dibalik makanan tersebut, beberapa makanan kuliner street food yang populer diantaranya bandros, combro, colenak, ketan bakar, cireng dan lainnya. Pesatnya pekembangan potensi kuliner dikota ini menyebabkan banyaknya kuliner street food baru yang memperkaya keanekaragaman kuliner di Kota Bandung sehingga pecinta kuliner membutuhkan sebuah media informasi yang berisi informasi terkait kuliner dikota ini, terutama kuliner street food asli Bandung yang mulai sulit ditemukan. Melalui metode kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan cara studi lapangan berupa observasi,wawancara dan kuisioner, maka diperlukan perancangan media informasi berbasis aplikasi. Hasil akhir dari penelitian ini berupa perancangan desain user interface untuk media yang menginformasikan kuliner street food kota Bandung. Terinspirasi dari kata kabita yang berasal dari bahasa Sunda yang artinya tergoda untuk mencicipi makanan dipilih menjadi nama aplikasi yang menginformasikan kuliner street food di kota Bandung yang bertujuan mempermudah wisatawan pecinta kuliner untuk mendapatkan informasi tersebut.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
