Penggunaan LinkedIn untuk Personal Branding Karyawan
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v5i2.537Kata Kunci:
Karyawan, LinkedIn, Personal Branding, Employee, LinkedIn, Personal BrandingAbstrak
Saat ini keberadaan media sosial LinkedIn seringkali menjadi sarana menampilkan kompetensi profesional diri seseorang terutama dalam bidang pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penggunaan LinkedIn untuk personal brandingkaryawan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara kepada 4 informan kunci yang merupakan karyawan swasta bekerja pada perusahaan swasta di berbagi bidang yaitu industri teknologi, konsultan pendidikan, desain, dan perbankan. Selain itu, adanya informan pendukung terdiri dari 2 orang yang berprofesi sebagai spesialis rekrutmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LinkedIn dapat mengkonstruksi identitas seseorang bertujuan sebagai personal branding profesional seseorang. Aspek yang difokuskan pada pembentukan personal branding mencakup (1) Menampilkan identitas diri dan aktivitas secara profesional, dan (2) Kesadaran pentingnya pembangunan citra diri di LinkedIn sebagai sarana pengakuan sosial
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
