Perancangan Ulang Identitas Visual Merek “Kopi Manglayang†untuk Masyarakat Usia 20-30 Tahun di Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v6i1.616Kata Kunci:
Perancangan visual, identitas visual, kopi, logo, ManglayangAbstrak
Kopi merupakan salah satu minuman yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia, saat ini minum kopi menjadi gaya hidup di kalangan masyarakat tertentu. Kopi Manglayang merupakan UMKM didirikan tahun 2011 oleh Bapak Dadan R Wijaya, terletak di Desa Panjalu, Kabupaten Bandung. Kopi Manglayang merupakan bentuk kerja sama yang melibatkan Kopi Manglayang dan Kelompok Tani Hutan di wilayah perhutani BKPH Manglayang Barat. Dalam mengembangkan sebuah perusahaan, perusahan memiliki identitas visual sebagai faktor pembeda dari perusahaan lain, yang ditekankan dalam bentuk persepsi, citra dan grafik. Tiga aspek memiliki karakteristik yang sejalan dengan perusahaan agar menjadi merek yang berkualitas tinggi dan mumpuni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan wawancara, observasi, kuesioner dan studi dokumen untuk memperoleh datanya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan Produk Kopi Manglayang masih kurang diminati masyarakat, menurut hasil kuesioner pada masyarakat 97% responden menjawab kurang mengetahui keberadaan produk Kopi Manglayang, disebabkan karena lemahnya identitas visual produk Kopi Manglayang, terlihat dari visual yang lemah dan penggunaan desain yang sudah lama. Mengingat persaingan yang terus ada, maka perusahaan Kopi Manglayang perlu melakukan perubahan atau perancangan ulang mulai dari visual identitas berupa logo, media iklan/media komunikasi visual. Ini merupakan sebuah hal yang penting untuk dapat menarik konsumen, menaikan citra, dan posisi perusahaan.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
