Pengaruh Manajemen Laba dan Corporate Governance Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur Terdaftar di BEI Tahun 2016-2020
DOI:
https://doi.org/10.37278/eprofit.v5i2.727Kata Kunci:
Manajemen laba, Corporate Governance, Tax AvoidanceAbstrak
Pemahaman tentang pajak serta kesungguhan wajib pajak untuk melaporkan dan membayar kewajiban perpajakannya dapat mencerminkan tingkat kesadaran wajib pajak, praktik penghindaraan pajak yang dilakukan perusahaan di Indonesia berdampak pada penurunan presentase pencapaian penerimaan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen laba dan corporate governance terhadap tax avoidance. Populasi diperoleh dari 44 perusahaan dan diperoleh sampel berjumlah 12 perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Total sampel penelitian diperoleh 60 data laporan keuangan. Manajemen laba diukur dangan menggunakan discretionary accruals dan tax avoidance diukur menggunakan Cash Effective Tax Rate. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian ini menemukan bahwa secara parsial manajemen laba berpengaruh terhadap tax avoidance. Sebaliknya, kepemimpinan institusional tidak berpengaruh terhadap tax avoidance sedangkan dewan komisaris berpengaruh terhadap tax avoidance.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in Economics Professional in Action (E-Profit) agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
