Perancangan Video Iklan Animasi 2D dengan Mengusung Karakter Cerita Rakyat Lokal dalam Rangka Mengenalkan Daerah Wisata Alam Baturraden Kabupaten Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v6i2.662Kata Kunci:
Animasi, Wisata, promosi, animasi 2D, BaturradenAbstrak
Wisata menjadi daya tarik setiap orang untuk menyegarkan pikiran dari lelahnya kegiatan atau pekerjaan sehari-hari. Ada begitu banyak wisata di Indonesia salah satunya yaitu wisata alam daerah Baturraden yang terkenal dengan wisata pegunungannya yang sejuk, namun sangat disayangkan karena promosi wisata yang dilakukan terbilang masih kurang. Oleh karena itu peneliti bertujuan untuk membuat atau menciptakan video animasi 2D yang mengusung karakter cerita rakyat lokal Baturraden guna memperkenalkan serta mempromosikan wisata alam Baturraden. Proses pembuatan projek ini mengambil data yang ada pada jurnal, website, survey google form serta sumber lain yang tervalidasi, kemudian dijabarkan dalam bentuk deskriptif menggunakan metode kualitatif dan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle) milik Luther. Penelitian ini menghasilkan sebuah video berdurasi 39 detik dengan menampilkan berbagai macam ilustrasi dan karakter yang dapat menyampaikan informasi mengenai wisata alam Baturraden. Berdasarkan hasil survey yang dibagikan melalui google form juga menyatakan keefektifan video tersebut.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
