Strategi Bauran Pemasaran Dalam Mengokohkan Citra Merek
Studi Deskriptif Kualitatif pada Warung Kopi Imah Babaturan di Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v3i1.279Kata Kunci:
Marketing Mix, Brand Image, Imah Babaturan RestaurantAbstrak
Permintaan kebutuhan makan dan minum di luar rumah semakin meningkat berkaitan dengan aktivitas masing-masing manusia. Usaha yang dapat dilakukan pebisnis kuliner yakni memberikan kualitas pelayanan yang baik agar pelanggan merasa puas dan memutuskan untuk datang kembali ke rumah makan tersebut. Warung Kopi Imah Babaturan merupakan salah satu rumah makan di Kota Bandung yang memiliki lokasi yang tidak terlalu strategis. Warung Kopi Imah Babaturan juga memiliki kisaran harga produk yang cukup mahal dan masyarakat di sekitar Warung Kopi Imah Babaturan kebanyakan dari kalangan menengah ke bawah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi yang diharapkan dapat memberikan informasi yang mendalam sehingga penulis dapat memperoleh informasi yang akurat tentang strategi bauran pemasaran yang dilakukan Warung Kopi Imah Babaturan dalam memperkuat citra merek. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah bahwa jika suatu bisnis memiliki keunikannya sendiri tanpa harus memposisikan produknya, suatu upaya akan melekat pada citranya sendiri di dalam benak konsumen. Seperti Warung Kopi Imah Babaturan, keunikan historis dari lokasi dan produk lebih diterima oleh konsumen.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
