Studi Interaksi Simbolik Dalam Menelaah Makna Simbol Leuit (Lumbung Padi) Pada Masyarakat Adat Ciptagelar
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v3i2.352Kata Kunci:
Interaksi simbolik, leuit, masyarakat adat CiptagelarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang leuit (lumbung padi) sebagai warisan budaya dan simbolisasi kehidupan pada masyarakat adat Ciptagelar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interaksi simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leuit dapat dipahami sebagai salah satu cara pandang kebudayaan Sunda yang dipercaya masyarakat adat Ciptagelar. Hal ini tertuang melalui konsep opat kalima pancer. Konsep ini merupakan merupakan warisan budaya leluhur bagi masyarakat adat Ciptagelar. Masyarakat adat Ciptagelar terus mempertahankan keberadaan leuit dikarenakan leuit adalah warisan budaya yang merupakan bagian dari kesemestaan yang menghubungkan manusia dengan Tuhan. Hal tersebut berkaitan dengan simbolisasi kehidupan yang terdapat pada leuit. Bagi masyarakat adat Ciptagelar, merawat padi sama seperti merawat kehidupan. Oleh karena itulah padi dianggap sebagai manusia. Dalam khazanah keilmuan dikenal paham animatisme, yakni meyakini bahwa apapun yang berada di bumi terutama tumbuhan memiliki ruh dan kehidupan. Berdasarkan pemahaman tersebut, tidak berlebihan jika kemudian padi mendapat penghormatan seperti manusia. Pada akhirnya, leuit hadir sebagai rumah atau tempat peristirahatan untuk padi. Leuit dengan demikian memiliki makna filosofis sebagai tempat sakral yang melegitimasi kehidupan masyarakat adat Ciptagelar pada dimensi lahir dan batin mereka.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
