Perancangan Identitas Visual dan Sign System Objek Wisata Situ Cileunca untuk Usia 26-45 Tahun di Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v8i1.1246Kata Kunci:
Identitas Visual, Sistem Penunjuk Arah, Pariwisata, Situ CileuncaAbstrak
Situ Cileunca merupakan objek wisata yang memiliki fasilitas memadai, namun belum dilengkapi dengan identitas visual yang kuat serta sistem penunjuk arah (sign system) yang efektif. Hal ini menyebabkan kurangnya ciri khas kawasan dan kendala dalam navigasi pengunjung. Penelitian ini bertujuan merancang identitas visual dan sign system yang fungsional dan estetis, dengan mempertimbangkan jarak pandang, kebutuhan informasi, dan karakteristik lingkungan. Metode yang digunakan adalah kualitatif, melalui observasi lapangan dan studi pustaka terhadap sistem eksisting. Media utama berupa identitas visual dan sign system didukung oleh media promosi seperti brosur, kartu identitas karyawan, konten Instagram, dan stiker. Diharapkan, hasil perancangan ini dapat meningkatkan citra destinasi serta kenyamanan dan orientasi pengunjung dalam menjelajahi kawasan wisata.
Referensi
Agni, M. (2015). Perancangan sign system objek wisata Linggarjati Indah (Skripsi, Universitas Multimedia Nusantara).
Arture Indonesia. (2020). Legenda Situ Cileunca dan mitosnya, dari alu jadi danau. Diakses dari https://arture.id/legenda-situ-cileunca-dan-mitosnya-dari-alu-jadi-danau/ pada 20 Maret 2024.
Calori, David & Vanden-Eynden. (2015). Signage and wayfinding design: A complete guide to creating environmental graphic design systems. John Wiley & Sons.
Gumelar, R. G. (2014). Layout majalah sebagai sebuah cerminan identitas pembaca (Studi kasus layout majalah Cosmopolitan dan Aneka Yes). Jurnal Komunikasi, 2(3), 51–57.
Halim, L., Hagijanto, A., & Maer, B. (2018). Perancangan identitas visual dan objek wisata Ladaya Tenggarong. Jurnal DKV Adiwarna, 1(12), 2.
Imawan, Y. A., & Pribadi. (2022). Pembuatan desain feed Instagram sebagai media promosi untuk meningkatkan brand awareness pada Falahfood.id. Jurnal Aplikasi Bisnis, 8(1), 27.
Kurniansyah, M. A., & Oemar. (2021). Perancangan identitas visual dan penerapannya dalam media promosi Museum Anjuk Ladang. Jurnal Barik, 3(1), 99.
Ramadhani, M. (2022). Implementasi animasi berbasis motion graphic sebagai media informasi dan promosi pada video profil Senat Akademik Politeknik Negeri Sriwijaya (Skripsi, Politeknik Negeri Sriwijaya).
Utami, A. D. W., & Hakim, L. (2016). Perancangan desain logo "LBH Sandhi Wafa & Partners Counselor & Attorneys At Law”. Jurnal Ilmu Komputer dan DKV, 1(1), 54.
Wahyundri, T., Kamal, M. N., & Trinanda, R. (2019). Perancangan sign system Kampung Tenun di Sungai Jambua, Kabupaten Solok. Program Studi Desain Komunikasi Visual, FBS Universitas Negeri Padang
Walidin, A., Saifullah, M., & Tabrani, M. (2015). Penelitian kualitatif dan kuantitatif. Banda Aceh: Ar-Raniry Press.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Luthfi Fakhrian Riswaya, Sophia Purbasari, Meti Agni Rizkiani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
