Pembingkaian Pada detik.com Dan Republika Online Mengenai Kontroversi LGBT Di Podcast Deddy Corbuzier
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v5i2.535Kata Kunci:
Analisis Framing, Robert N. Entman, LGBT, Podcast, Republika Online, detik.comAbstrak
Pada dasarnya media massa adalah tempat mengkonstruksi realitas. Penelitian yang berjudul “Pembingkaian Berita Media Online Mengenai Kontroversi LGBT Di Podcast Deddy Corbuzier†ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembingkaian yang dilakukan Detik.com dan Republika Online dalam memberitakan kontroversi LGBT di Podcast Deddy Corbuzier. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan paradigma konstruksionis dan menggunakan pendekatan analisis framing model Robert N. Entman. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Detik.com mendefinisikan LGBT di Podcast Deddy Corbuzier adalah kebebasan berekspresi yang berarti lebih berimbang. Detik.com dan Republika Online sama-sama menunjuk konten LGBT di Podcast Deddy Corbuzier sebagai penyebab masalah. Sementara Republika Online memandang masalah kejadian kontroversi LGBT di Podcast Deddy Corbuzier sebagai isu kontra terhadap LGBT di podcast Deddy Corbuzier lantaran tidak sesuai dengan norma agama di Indonesia. Berkaitan dengan penilaian moral, Detik.com menyebut ekspresi sikap kurang pedulinya kuasa hukum dalam menangani LGBT yang terjadi di podcast Deddy Corbuzier. Sementara Republika Online mengangkat fakta bahwa Deddy Corbuzier mempromosikan LGBT di Indonesia. Kedua media menyarankan penyelesaian dengan memberikan himbauan terhadap Deddy Corbuzier untuk memilah dan memilih konten yang lebih edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci : Analisis framing Robert N. Entman, LGBT, Podcast, Republika Online, Detik.com
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
