Fenomena Pornoteks Di Kolom Komentar Selebriti Instagram @SARAHVILO.ID Sebagai Masalah Sosial Pada Media Baru
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v3i1.284Kata Kunci:
Media Sosial; Instagram; Sarah Viloid; Pornoteks; Komentar Pornoteks di InstagramAbstrak
Media sosial khususnya Instagram, telah menjadi salah satu sarana untuk mengekplorisasi dan mengekpresikan diri. Instagram menyajikan fitur-fitur interaktif dalam memudahkan penggunanya, namun tidak semua pengguna Instagram bijak dan menaati etika dalam berkomunikasi di sosial media. Hal tersebut terjadi pada akun Selebgram Sarah Viloid yang memiliki jutaan pengikut, setelah menanjaknya pengikut Sarah, komentar-komentar berunsur pornoteks mulai bermunculan dan semakin sering ditemui di hampir setiap unggahan foto Sarah. Tentunya komentar tersebut akan menciptakan rasa tidak nyaman, baik bagi Sarah sebagai pemilik akun, maupun bagi pengguna Instagram lain yang membaca komentar tak senonoh tersebut.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data primer melalui observasi berdasarkan komentar-komentar pengguna Instagram pada unggahan foto Sarah Viloid, sedangkan data sekunder menggunakan studi pustaka (library research), jurnal, dan sumber internet. Analisa data yang digunakan dengan model Miles dan Huberman dan triangulasi untuk teknik keabsahan data. Luaran penelitian ini akan dipublikasi pada jurnal Fakultas Komunikasi dan Desain UNIBI.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
