Strategi Komunikasi Hisqie Furqoni dalam Upaya Mengenalkan Identitas Virtual Higot di Dalam Youtube
Studi Kasus Mengenai Strategi Komunikasi Hisqie Furqoni Dalam Upaya Mengenalkan Identitas Virtual Higot di Segmen “Ini Penting Sih†dalam YouTube “Gak Penting Sih Channelâ€
DOI:
https://doi.org/10.37278/artcomm.v6i2.723Kata Kunci:
Strategi Komunikasi, Identitasa Virtual, Gak Penting Sih Channel, YouTube, HigotAbstrak
Terbentuknya identitas virtual yang dibuat oleh YouTuber menunjukan bahwa mereka memiliki kreatifitas yang tinggi. Identitas virtual menjadi menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi penoton. Salah satu YouTuber yang membuat identitas virtual adalah Hisqie Furqoni, pemilik akun Gak Penting Sih Channel. Hisqie menciptakan 6 identitas virtual yang selalu muncul bergantian setiap seasonnya. Salah satu identitas yang menarik untuk diteliti adalah Higot atua Hisqie Jenggot, yang terbentuk karena adanya keresahan tentang “Pria Sejati†yang berangkat dari adanya stigma di masyarakat bahwa laki-laki tidak keren kalua tidak merokok. Penelitian ini berfokus pada strategi komunikasi yang dilakukan Hisqie dalam mengenalkan identitas Higot di dalam Gak Penting Sih Channel dengan menggunakan metode kualitatif studi kasus. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara mandalam, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan untuk Higot yaitu ditampilkan dalam segmen Ini Penting Sih yang selalu membahas mengenai keresahan-keresahan seputar stigma masyarakat mengenai sosok laki-laki itu harus selalu kuat dan hebat. Pesannya adalah pesan hiburan dan sarkas. Higot muncul dengan tagline “Pria Sejatiâ€. Faktor pendukung Higot adalah motivasi diri, orang tua, teman, dan momen, sedangkan faktor penghambat adalah kemampuan acting, keuangan, dan kendala selama pra dan pasca produksi. Evaluasi yang dilakukan oleh Hisqie berdasarkan feedback dari penonton setianya.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in ArtComm : Jurnal Komunikasi dan Desain agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
