Sikap Percaya Diri dalam Bentuk Self-love di Kalangan Brand Ambassador UNIBI

Penulis

  • Shinta Hartini Putri Fakultas Komunikasi dan Desain, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Aulia Agistiyani Fakultas Komunikasi dan Desain, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Neng Ulfa Fakultas Komunikasi dan Desain, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Nisa Lathifah Fakultas Komunikasi dan Desain, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37278/artcomm.v7i2.993

Kata Kunci:

percaya diri, mencintai diri, ambassador, ambassador kampus

Abstrak

Pada zaman sekarang tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak generasi Z yang kurang percaya diri. Public speaker atau seorang individu yang mempunyai kemampuan berkomunikasi di depan khalayak diyakini memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Seorang individu yang memiliki rasa percaya diri akan berpikir jika ia merupakan individu yang positif dan memiliki potensi dapat andil sekaligus dapat melakukan kerjasama dengan orang lain dalam berbagai segmen kehidupan. Peningkatan rasa percaya diri dapat dilakukan salah satunya dengan menerapkan self-love. Kepercayaan diri dan self-love yang baik sering ditemui pada tokoh-tokoh publik seperti influencer, brand ambassador, artis maupun atlet. Brand ambassador UNIBI sebagai salah satu ikon di UNIBI memiliki sebuah keberadaan maupun aura yang dominan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan sikap percaya diri dan self-love di kalangan Brand Ambassador UNIBI sebagai masukan dan bahan evaluasi untuk mengamalkan sikap percaya diri yang baik dan self-love di kalangan remaja maupun masyarakat umum, Dalam mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data primer melalui wawancara, sedangkan data sekunder menggunakan studi literatur buku, jurnal, dan sumber internet. Kalangan Brand Ambassador UNIBI memandang percaya diri dan self-love sebagai suatu hal yang penting. Self-love ditanamkan pada diri setiap anggota dengan baik, meskipun rasa percaya diri yang tinggi dan baik belum terlaksana atau terintegrasi seluruhnya.

Referensi

Basaria, D., Satyagraha, M. D., Indriana, L. M., & Nathania. (2022). Penerapan Self Love Sebagai Bagian Dari Pencegahan Remaja Menampilkan Perilaku Negatif Di Lingkungan.

Danieda, F. (2019). Percaya Diri Harga Mati. Araska.

Dinar, P., & Purnomo, H. (2016). Hubungan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Dan Kepercayaan Diri Siswa Kelas X SMAN 1 Garum Kabupaten Blitar. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 1(2), 55–59. http://journal.um.ac.id/index.php/bk

Fadhallah. (2021). Wawancara. UNJ Press.

Felicia Hastan, V., & Genep Sukendro, G. (2022). Kreativitas Influencer dalam Mengampanyekan Self Love untuk Kesehatan Mental di Instagram.

Fitri, E., Zola, N., & Ifdil, I. (2018). Profil Kepercayaan Diri Remaja serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 4(1), 1–5. https://doi.org/10.29210/02017182

Imaniar, S. A. (2023). Hubungan antara Self-Worth, Self-Compassion dengan Subjective Well-Being.

Irmayanti, N., & Zuroidah, A. (2024). Gambaran Ketergantungan Emosional dan Harga Diri Pada Korban Kekerasan Dalam Pacaran: Sistematik Review. Jurnal Psikologi: Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan . https://doi.org/10.35891/jip.v11i2

Misdyanti, R., & Kurniasari, N. (2022). Self-love: Studi Netnografi Dalam Website Komunitas Online Rahasia Gadis. Widyakala: Journal Of Pembangunan Jaya University, 9(1), 7. https://doi.org/10.36262/widyakala.v9i1.499

Muti’ah. (2024). Analisis Semiotika Makna Motivasi Pada Lirik Lagu “Satu Satu” Karya Idgitaf.

Nawas, F. (2020). Layanan Konseling Individu Pada Peningkatankepercayaan Diri Siswa.

Prawira, A. E. (2018, April 17). Kepercayaan Diri Anak Perempuan Indonesia Rendah, Apa Sebabnya? www.liputan6.com/health/read/3462397/kepercayaan-diri-anak-perempuan-indonesia-rendah-apa-sebabnya

Rani, E. N., Sulistiawan, I., Yunita, R. D., Ifsyaussalam, R. A., Ariyani, V., & Wijaya, Y. D. (2022). Pentingnya Self Love Serta Cara Menerapkannya Dalam Diri. SICEDU : Science and Education Journal , 1(2).

Rini, R. A. P. (2022, March 7). Survei Watsons: 50 Persen Wanita Asia Kurang Percaya Diri di Tempat Kerja. https://www.tribunnews.com/lifestyle/2022/03/07/live-report-survei-watsons-50-persen-wanita-asia-kurang-percaya-diri-di-tempat-kerja

Saputra, F. T. (2014). Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Kecemasan. Psikoborneo, 2(4).

Selwen, P., & Rahena, S. (2021). Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Kemampuan Public Speaking Mahasiswa. In Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer (Vol. 3, Issue 2).

Sihaloho, R. P. (2019). Hubungan Antara Self Awareness Dengan Deindividuasi Pada Mahasiswa Pelaku Hate Speec. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 5(2).

Sukron Djazilan, M., Darmawan, D., Retnowati, E., Anastasya Sinambela, E., Mardikaningsih, R., Issalillah, F., & Khan Khayru, R. (2022). The Role of Self-Discipline, Self-Concept and Self-Efficiency on Teacher Performance. Education and Human Development Journal Tahun, 7(3). https://doi.org/10.33086/ehdj.v7i3

The Body Shop. (2020). Self Love Index. https://www.thebodyshop.com/en-gb/about-us/activism/self-love/self-love-index/a/a00043

Yanti, M. N., Sadat, A. M., & Sari, D. A. P. (2023). Pengaruh Brand Ambassador, Brand Image, dan Product Quality. Jurnal Bisnis, Manajemen, Dan Keuangan, 4(1).

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-11-30

Cara Mengutip

Putri, S. H., Agistiyani, A., Ulfa, N., & Lathifah, N. (2024). Sikap Percaya Diri dalam Bentuk Self-love di Kalangan Brand Ambassador UNIBI. ArtComm : Jurnal Komunikasi Dan Desain, 7(2), 247–255. https://doi.org/10.37278/artcomm.v7i2.993

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>